If I Were…

Judul di atas kalo jadi awalan kalimat pasti variasinya sangat banyak. Ya kan? Tadi siang selama perjalanan Jakarta-Bandung menggunakan kereta, selain ngetik ini-itu, gue pun memikirkan lists kalimat yang bisa gue buat dengan 3 kata tersebut.

Ternyata banyak

(iyalah)

Jika gue lebih kurus, lebih tinggi, dan lebih putih, mungkin gue tidak akan menemui kegagalan2 dalam kehidupan percintaan sebanyak yang telah gue alami hahaha. Dan mungkin juga gue mempunyai lebih banyak pacar (sinting). Maksud gue, bukan berarti banyak pacar dalam waktu yang bersamaan. Gue gak bilang lebih cantik juga sih, soalnya cantik itu kan relatif.

Mungkin juga kecengan gue saat ini akan lebih menyukai gue. Who knows?

Entah kenapa tiba2 gue merasa sangat ngantuk dan gue melupakan semua “if I were” yang telah gue susun. Gue agak lega juga sih gue ternyata bisa melupakan semua if I were itu. Soalnya, kalimat2 If I were yang berasal dari gue sendiri bahkan bisa membuat gue merasa,”God, what happens to my life?” hahaha

Tapi ada satu “If I Were” yang baru saja terpikirkan dan gue sangat menyukainya

If I (or people) were more thankful about what I (they) have already had, there would not be any “If I Were”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s