Silly (other, yeah, other) little brother

This one is also gonna be posted in Indonesian. I’ve just realized how difficult it is to turn Indonesian’s slang conversation into English. The meaning won’t be exactly the same. Just felt different

My mom who told me this. Adik gue yang saat ini kelas 1 SD bernama Prabu and he is so damn talkative. And really amiable to people, even with the ones he has just met! He is smart and has a good first impression.
One day…
Nyokap dan adik-adik gue yang kecil (berlima) sedang berjalan-jalan sore dan mampir ke tukang mie ayam di daerah Antapani (Bandung). Di tukang mie ayam tersebut, Prabu duduk bersebelahan dengan seorang nenek-nenek. Ia mengamati nenek-nenek tersebut dengan penuh perhatian. Karena kelucuan Prabu, nenek-nenek tersebut mengajak ia berbicara
“Ada apa, nak?”

Prabu pun cengengesan dan bertanya,
“Mmm.. Ibu udah tua ya? Udah nenek-nenek?” (entahlah apa yang dia pikirkan)

Nenek itu pun tertawa,
“Iya, nak, udah nenek-nenek. Udah punya cucu 10”

Dengan tampang penuh senyum dan nada suara super-ramah, Prabu menanggapi,
“Ibuku juga udah kayak nenek-nenek. Tapi belum punya cucu. Kan aku belum punya anak”

Parah ya

Adik-adik gue yang lain dengan heboh nyenggol-nyenggol si Prabu
“Ih Prabu jahat ih sama Ibu”(Govinda)
“Kamu apaan sih, Prab ngejek2 Ibu?” (Naryan)
“Ihh nakal iiih” (Janar)

Dengan tampang yang masih sama sumringahnya Prabu membalas,
“emang Ibu udah kayak nenek2 kan?”

setres emang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s