Ketika garis horizon pun tak terlihat

Gila, judulnya sok berfilosofi banget ya. Gue jadi pingin muntah sendiri ngebacanya. Hahaha.

But anyway, saat-saat seperti gue sekarang (lulus SMA tapi belum mulai kuliah) adalah saat-saat ketika lo bisa bebas bermimpi. Saat-saat ketika lo tidak bisa melihat garis horizon (yang membedakan mana langit dan mana laut–>kalau di pantai, kalau di gunung kayak Bandung sih ya ga masalah. Hahaha. Aduh penting banget ya dibahas), dan rasanya semua kemungkinan itu ada dan terlihat baik. Apalagi yang udah 17 tahun (buat gue 5 bulan lagi), lo lulus SMA mau langsung nikah, punya anak, ya silakan aja, karena itu semua mungkin (asal udah ada calon suaminya). Saat-saat seperti inilah dimana gue, lo, kita semua para remaja penerus bangsa (MERDEKA!) masih memiliki idealisme masa SMA dan belum ter’kontaminasi’ pemikiran orang dewasa yang penuh pertimbangan ini dan itu. Kami, kita, remaja-remaja berdarah panas yang tidak takut pada apapun (kecuali orang tua, Tuhan, dan negara), remaja setengah dewasa yang tidak takut bermimpi ataupun mengungkapkan mimpi kami, kita. Kapan lagi gue bisa merasa seperti ini? Kapan lagi gue bisa… Mengatakan apapun yang gue mau tanpa terlalu memikirkan konsekuensinya?

Iya, gue pingin dianggap sebagai orang dewasa. Ketika orang dewasa lainnya berdiskusi dan benar-benar mendengarkan apa pendapat kita. Tapi saat gue menjadi dewasa nanti, mencapai aktualisasi diri, gue harap gue tetep memiliki idealisme yang gue punya sekarang, sekaligus keberanian untuk terus bermimpi (serta mewujudkan mimpi itu, jelas). Kadang gue merasa ga sabar untuk melihat apa yang bakal gue lakukan 10 tahun dari sekarang, 20 tahun dari sekarang. Tapi semuanya butuh proses dan justru proses itulah yang akan selalu kita kenang ketika kita menoleh ke belakang. Kalau ujug-ujug gue langsung berumur 40 tahun, udah settle dengan kehidupan gue, berpenghasilan, berkeluarga maupun tidak, tapi ketika gue melihat ke belakang, well… ga ada yang bisa dilihat karena ga ada prosesnya. It’s the climb that we’re gonna remember most, not the height of the mountain that we’ve climbed, not how fast we climb that mountain. Not the things we get on the top of the mountain. (saduran dari The Climb- Miley Cyrus. Anyway, gue paling suka bagian lagu itu yg liriknya gini: ‘there’s always gonna be another mountain, I’m always gonna wanna make it move. Always gonna be an uphill battle, sometimes YOU’re gonna have to lose. Hahahaha).

Begitu juga ketika kami, kita, para remaja menuju dewasa, saat jatuh cinta. Kalo gue suka sama orang yang suka aja, ga peduli apa kata orang, rasanya siapa aja bisa gue suka, tanpa pertimbangan ke arah pernikahan, well dude, we’re young!

Kayak gue yang lagi jatuh cinta setengah mati (lagi-lagi ke topik ini)

IH IH IH, tau ga ya, ada lagu oke banget yang menggambarkan CERITA CINTA gue. Lagunya udah lama (gue udah tau sejak SMP), tapi kemaren2 gue ngecek file2 di komputer gue dan menemukan kembali lagu ini. judulnya when im with you, simple plan, album pertama: no pads no helmets, just balls. okay i’ll write down the lyrics (WRITE DOWN lho, bukan copy paste…)

I’m takin my time, I’m tryin to leave the memories of you behind (jelas, gue mau pindah, gue harus berusaha ngelupain dia)

I’m gonna be find, as soon as I get your picture right out of my mind (JELAS, OBVIOUSLY)

And this is the part that I really like most

I wanna feel the way you make me feel when Im with you. I wanna be the only hand you need to hold on to.

But EVERYTIME I CALL YOU DONT HAVE TIME

I GUESS I’LL NEVER GET TO CALL YOU MINE

hahahha

you’re nothing at all, I know there’s a million reasons why I shouldn’t call.

I dont blame him actually. Dia memang orang sibuk, dan sangat rajin. Dan tahun ini dia masuk tingkat akhir. Sigh Sigh Sigh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s