Life’s a Climb, but The View is Great

Halooo. Setelah post terakhir gue yang menimbulkan kontroversi di media massa regional, nasional, dan internasional, kali ini gue memutuskan untuk menulis sesuatu yang… sok bijak dan sok berfilosofi. oh ya fyi, ternyata post terakhir ue kalo dipindah ke word dengan font TMR 12, sampe 8 halaman lhooo. engga heran lah, 3 jam gue ngebuatnya hahaha

ehem

jadi, hari rabu kemaren tanggal 28 april, gue ke sekolah. tiba2, bu molly, wakasek kesiswaan memanggil gue ke ruangannya pas gue udah melenggang pergi dengan anggun (entah kenapa bahasa gue jadi menjijikkan sekali). Beliau, secara mengejutkan dan tdk terduga-duga, memberitahu bahwa gue memenangkan paket liburan ke DC, USA.

what a bluff, no of course

jadi, seriously, bu molly meminta gue mengisi 1 page arbes (atau argabestari, semacam buku tahunan yayasan taruna bakti) sebagi murid berprestasi. gue kaget aja. if it were me 3 or 5 years back, i would be damn crazy of happiness. sssut, tapi gue waktu SD dan SMP memang selalu mengidamkan untuk mengisi halaman yang satu itu. diwawancara, 1 page foto gue doang. tapi, karena gak pernah kesampean, akhirnya impian itu pun pupus. well, ternyata di arbes terakhir gue, gue mendapat kehormatan itu.

tapi ternyata, gue gak diwawancara, gue justru disuruh membuat narasi 1 halaman+ designnya sendiri (im soo excited haha). kalo gue jaman SMP disuruh bikin ginian, gue pasti bakal memasukkan foto2 gue sebanyak2nya. tapi sekarang gue 16 tahun gitu loh (dan apa hubungannya dengan umur?).

here it is the point, gue udah ngebuatnya sesorean kemaren, dan hari ini gue janji ngasih ke bu molly. but silly me, gue malah nge-save file tersebut di kompie, bukan di USB, jadi dengan segala itikad baik gue pergi ke warnet untuk mengirimkan file ini ke email bu molly karena gue agak2 ga enak badan kalo besok harus ke sekolah lagi. dan tiba2 gue mendapat ide untuk nge-post apa yang gue tulis buat di arbes, di sini, on my blog. tadinya gue juga mau pamerin design 1 page arbes pertama dan terakhir gue yang gue buat sendiri, tapi this is a free account on wordpress and my 7,5MB design is out of the limitation. so be patient to take a look at it on arbes later.

gue nulis membiarkan tangan gue menari di atas keyboard. mungkin ada yang berpendapat gue klise, muna, sombong, atau mungkin malah inspirasional, mencerahkan atau apapun juga, its up to you. tapi gue tetep berharap itu adalah salah satu tulisan gue yang bisa memberikan inspirasi bagi siapapun yang membacanya, dari adik2 di TK TB, sampe mba2 ASMTB.

there you go

Life’s A Climb but The View is Great

Tiga belas tahun saya memperoleh pendidikan di bawah naungan Yayasan Taruna Bakti. Akhirnya, pada tahun 2010 ini, saya berhasil menyelesaikan tahun ke-13 saya, tahun terakhir dalam masa pendidikan sekolah menengah atas. Begitu banyak yang telah sekolah berikan kepada saya: pengajaran, pendidikan, dan pengalaman. Berbagai kejadian, baik suka maupun duka, telah membuat saya menjadi pribadi yang sedikit banyak berubah dibandingkan saya empat tahun silam.

Pada masa tiga tahun SMA inilah saya mulai bermimpi dan belajar bahwa manusia tidak boleh berhenti bermimpi. Bukan hanya bermimpi, tapi juga berusaha untuk meraih mimpi. Saya pernah bermimpi untuk menjadi seorang teknisi informatika, arsitek, bahkan wartawan politik. Namun, seiring dengan pelajaran hidup yang didapatkan dan pencarian aktualisasi diri, pasti akan terbentuk suatu mimpi yang akan semakin jelas dan semakin yakin untuk diraih. Bagi saya, mimpi itu adalah untuk menjadi seorang dokter.

Ketika mimpi itu terbentuk, saya mulai memperjuangkannya. Dalam hal ini, saya berterima kasih pada pihak sekolah dan semua guru yang telah membantu saya dalam proses tersebut. Saya mulai membaca buku-buku biologi di luar text book sekolah. Saya diberikan kesempatan untuk mengikuti berbagai kompetisi biologi dan biologi kedokteran tingkat nasional, seperti National Olympiad Medical Science (NOMS) Fakultas Kedokteran UGM Yogyakarta tahun 2008 dan 2009, National Medical and General Biology Competition (NMGBC) Fakultas Kedokteran UI Jakarta tahun 2009 dan 2010, serta Biological Scope (BioScope) Fakultas Kedokteran Unpad Bandung tahun 2009.

Saya sudah lulus SMA dan diterima di salah satu fakultas kedokteran universitas negeri. Tapi belum, sekarang saya belum meraih mimpi itu. Perjalanan menjadi dokter masih panjang. Saya sudah memulainya sejak tiga tahun yang lalu dan saya akan melanjutkannya enam tahun lagi, atau bahkan lebih. Keluarga dan lingkungan yang suportif memang cukup penting dalam setiap proses meraih mimpi, tetapi semuanya kembali ke diri sendiri. Ada kalanya saya merasa lelah dan kehilangan semangat. Namun, ada sebuah kalimat Orang Bijak yang selalu membuat saya bangkit.

Jangan menganggap tugas belajarmu sebagai kewajiban, melainkan pandanglah itu sebgai sebuah kesempatan untuk menikmati betapa indahnya dunia pengetahuan, kepuasan hati yang diberikannya, serta manfaat yang akan diterima masyarakat apabila jerih payahmu berhasil.” –Albert Einstein 1918

4 responses to “Life’s a Climb, but The View is Great

  1. Pingback: Tweets that mention Life’s a Climb, but The View is Great « Ananda Krisna’s Blog -- Topsy.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s